Pada tanggal 17 Januari
2012, saya dan teman-teman saya mengikuti homestay di Kemiren. Saya dan teman
saya berkumpul di sekolah untuk menunggu keberakatan ke desa Kemiren.
Akhirnya saya dan
teman-teman saya pun berangkat ke desa Kemiren. Di tengah perjalanan saya dan
teman-teman saya bercanda bersama dengan kelompok lain.
Akhirnya kamipun sampai
di Balai Desa Kemiren sambil menunggu induk semang kami. Setelah itu induk semang
kami pun datang, lalu kami pun pergi ke rumah induk semang tersebut. Lalu saaya
dan teman-teman saya mengikuti pekerjaan yang dilakukan oleh Pak Uwek atau
induk semang saya yaitu mengeringkan padi. Saya dan teman-teman saya dengan
penuh semangat melakukan pekerjaan tersebut. Setelah itu kami pergi ke kandang
sapinya Pak Uwek. Letaknya pun dekat dengan tempat pengeringan padi. Saya dan
teman-teman saya memberikan makanan sapi-sapi tersebut.
Kemudian kami diajak ke
sungai dekat dengan kandang sapi tersebut.
Setelah sampai disana kami pun bermain bersama dengan Pak Uwek kami. Kata Pak
Uwek kami sungai itu bernama Kali Gulung. Sungai tersebut sangat jernih dan
arusnya pun agak deras.
Malamnya, kami diajak
oleh guru-guru kami untuk melihat atraksi Barong Cilik dan Mocoan Lontar di
salah satu rumah penduduk. Disana kami mendengarkan para penduduk melantunkan
isi dari lontar tersebut. Cara melantunkannya itu sangat indah.
Pagi-pagi sekali pukul
05.00 kami berjalan-jalan untuk melihat suasana di desa Kemiren. Setelah itu
teman kami yaitu Dafi mengusulkan setelah berjalan-jalan kita pergi ke sungai.
Kamipun setuju dengan usul Dafi tersebut. Lalu kami pun pergi kesana dengan
penuh suka ria.
Setelah sampai disana
kami bermain-main disana sampai sekitar jam 07.00. Disana kami bertemu dengan
kelompoknya Adit. Lalu kamipun bergabung dengannya dan bermain bersama. Setelah
itu ada anak dari Pak Uwek yaitu David memanggil kami untuk pergi ke sungai dekat
musholla. Ternyata disana ada acara Pungkasan Ulan Safar. Dalam acara tersebut
dihidangkan makanan-makanan yang sangat enak yaitu Jenang Sura. Kami pun berdoa
bersama dengan khusyuk. Kemudian setelah itu kami pun menyantap Jenang Sura
tersebut.
Terus ada teman-teman
kami dari kelompok lain yang pergi ke rumah kami. Kami pun bercanda bersama
dengan kelompok tersebut. Setelah itu salah satu dari teman kami yaitu Rafi
bermain bersama kami sampai malam hari, karena rumah Rafi sangat jauh dari
rumah kami.
Malamnya, kami
berangkat untuk melihat Mocoan Lontar di rumahnya Kang Pur. Setelah sampai
disana kami duduk dan mendengarkan para penduduk yang sedang melakukan Mocoan
Lontar. Setelah mendengarkan Mocoan Lontar, kami dan kelompok yang lain diajak
oleh Kang Pur untuk melihat tradisi Kuntulan. Lalu, sampai disana kami melihat
dan mendengar para penduduk melakukan tradisi tersebut. Setelah melihat tradisi
tersebut kami pun pulang dengan rasa gembira.
Pagi-pagi pukul 05.00
kami pun bangun lalu kami bermain catur bersama-sama. Ketika keasyikan main
catur, Pak Ali pun datang untuk mendata para siswa. Setelah Pak Ali pulang kami
pun melanjutkannya lagi. Sekitar jam 08.00 kami pun bergegas pergi ke balai
desa untuk mengambil bibit-bibit pohon. Setelah itu kami pulang ke rumah dengan
membawa bibit-bibit pohon tersebut. Lalu kami pun menanamnya. Sekitar jam 11.00
kami berberes-beres untuk pulang. Kami pun tidak ingin pulang sekarang, tapi
mau bagaimana lagi kita harus pulang. Pada saat kepulangan kami, diwarnai dengan
suasana haru, tapi Pak Uwek berpesan semoga selamat sampai tujuan dan titip
salam kepada orang tua kalian.
Setelah itu kami pun
berangkat naik lin untuk pergi ke Balai Desa untuk menghadiri acara penutupan
Homestay di desa Kemiren. Setelah penutupan itu selesai kami menaiki lin yang
sudah disediakan oleh sekolah. Kamipun pulang ke rumah dengan rasa gembira.